Rabu, 21 Maret 2012

Ilmu Komunikasi





KOMUNIKASI MASSA


       Komunikasi massa diadopsi dari istilah bahasa Inggris, mass communication, sebagai kependekan dari mass media communication. Artinya, komunikasi yang menggunakan media massa atau komunikasi yang mass mediated. Istilah mass communication atau communications diartikan sebagai salurannya, yaitu media massa (mass media) sebagai kependekan dari media of mass communication. 



Gamb: alustrasi Komunikasi Massa


Massa mengandung pengertian orang banyak, mereka tidak harus berada di lokasi tertentu yang sama, mereka dapat tersebar atau terpencar di berbagai lokasi, yang dalam waktu yang sama atau hampir bersamaan dapat memperoleh pesan-pesan komunikasi yang sama. Berlo (dalam Wiryanto, 2005) mengartikan massa sebagai meliputi semua orang yang menjadi sasaran alat-alat komunikasi massa atau orang-orang pada ujung lain dari saluran.


­  CIRI-CIRI KOMUNIKASI MASSA

menurut Elizabeth Noelle Neumann (Jalaluddin Rakhmat, 1994) adalah sebagai berikut:

§  Bersifat tidak langsung, artinya harus melalui media teknis;
§  Bersifat satu arah, artinya tidak ada interaksi antara peserta-peserta komunikasi;
§  Bersifat terbuka, artinya ditujukan pada publik yang tidak terbatas dan anonim;
§  Mempunyai publik yang secara tersebar.

Pesan-pesan media tidak dapat dilakukan secara langsung artinya jika kita berkomunikasi melalui surat kabar, maka komunikasi kita tadi harus diformat sebagai berita atau artikel, kemudian dicetak, didistribusikan, baru kemudian sampai ke audience. Antara kita dan audience tidak bisa berkomunikasi secara langsung, sebagaimana dalam komunikasi tatap muka. Istilah yang sering digunakan adalah interposed. Konsekuensinya adalah, karakteristik yang kedua, tidak terjadi interaksi antara komunikator dengan audience. Komunikasi berlangsung satu arah, dari komunikator ke audience, dan hubungan antara keduanya impersonal.

Komunikasi massa bersifat terbuka, artinya pesan-pesan dalam komunikasi massa bisa dan boleh dibaca, didengar, dan ditonton oleh semua orang dan juga adanya intervensi pengaturan secara institusional antara si pengirim dengan si penerima. Dalam berkomunikasi melalui media massa, ada aturan, norma, dan nilai-nilai yang harus dipatuhi. Beberapa aturan perilaku normatif ada dalam kode etik, yang dibuat oleh organisasi-organisasi jurnalis atau media.

Dengan demikian, komunikasi massa dapat didefinisikan sebagai jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah audience yang tersebar, heterogen, dan anonim melalui media cetak atau elektrolit sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat.

SECARA GARIS BESAR, ADA ENAM KARAKTERISTIK KOMUNIKASI MASSA

Ø  Komunikator terlembagakan
Ø  Pesan bersifat umum
Ø  Komunikannya anonim dan heterogen
Ø  Media massa menimbulkan keserempakan
Ø  Komunikasi mengutamakan isi pesan daripada hubungan
Ø  Komunikasi bersifat satu arah dan umpan balik tertunda


Sedangkan untuk KARAKTERISTIK ISI PESAN MEDIA MASSA mengandung unsur sebagai berikut:

1.       Novelty (sesuatu yang baru)
2.       Jarak (dekat atau jauh)
3.       Popularitas
4.       Pertentangan (conflict)
5.       Komedi (humor)
6.       Seks dan keindahan
7.       Emosi
8.       Nostalgia
9.       Human interest

Dan berikut adalah karakteristik khalayak komunikasi melalui media massa:

  Khalayak sebagai penggarap informasi
  Khalayak sebagai problem solver
  Khalayak sebagai mediator
  Khalayak yang mencari pembela
  Khalayak sebagai anggota kelompok (sebagai mahluk sosial)
  Khalayak sebagai anggota kelompok (secara sosiologis)
  Selera khalayak.


Sumber Gambar :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar